Hm, sepertinya cerita tentang toilet itu gak ada habisnya ya. Banyak blogger yang menceritakan peristiwa di toilet, ada Lee, Om NH, Guskar, atau yang lainnya.
Dan kemaren saat saya jadi panitia raker, saya dapet juga cerita tentang toilet. Yah, tepatnya toilet di hotel tempat raker berlangsung selama 3 hari.
Untuk panitia yang bertugas, kami juga disediakan beberapa kamar untuk istirahat.. lumayan bisa rebahan sebentar atau mandi.
Seperti halnya di kebanyakan hotel, kamar mandi-nya adalah kamar mandi kering. Alias gak ada bak air plus gayungnya.. hehehe.. (Indonesia banged kalo ini..) Mungkin karena hotel mengakomodir kebiasaan tamu bule kali ya.. ato dengan alasan standar internasional.
Dan ya.. termasuk kamar mandi yang ada di kamar tempat kami para panitia beristirahat adalah kamar mandi kering.
Makanya, trik-nya adalah siapkan tisu yang dibasahin terlebih dahulu. Tapi, rupanya emang gak semua orang punya pengalaman berhadapan dengan kamar mandi kering, sadarnya pas udah selesai.. “lho.. gimana mo bebersih-nya?”
Akhirnya dengan segala cara, mencari sesuatu untuk dijadikan gayung.. dan bebersih-lah.. hasilnya.. kamar mandi kering itu tidak lagi kering.. kalo orang jawa bilang “jenes” atau “becheck” kalo Cinta Laura yang bilang…
Haduh.. namanya juga kamar mandi kering ya.. emang dirancang terlihat cantik dan bersih kalo kering.. kalo jadi becek? jadi nggak nyaman di-pake lah..
Hm.. tapi seandainya saya boleh berpendapat, hotel tidak harus kekeuh dengan toliet keringnya.. hanya karena alasan standar internasional.
Bukankah tamu domestik juga banyak yang menginap? perlu diakomodir juga kebiasaan mereka… nggak harus dengan bak air dan gayung kok.. hehe.
Mungkin ada kamar mandi kering, tapi juga punya kamar mandi basah..
Tapi ini cuma pendapat pribadi aja ya.. orang yang nggak biasa bersih-bersih dengan tisu doang…
Bagaimana dengan sobat blogger?




