Me and The Blings

The Blings? Yah.. kedipan-kedipan dari kehidupan seorang Lala Purwono yang telah dibukukan. Yups, The Blings of My Life. Finally, saya punya satu.. :)

Buku itu udah seminggu berada bersama saya. Sempat bikin males online, sempat bikin suami saya cuekin, (semua gara-gara kamu La..hihihi). Jadi kalo suami mo protes, dia tau ke mana somasi harus dilayangkan.. hehe.

Dari sekumpulan cerita-cerita Lala, ternyata banyak peristiwa yang juga saya lalui, mungkin sebagian orang juga. Tapi yang membuat menarik adalah bagaimana peristiwa-peristiwa itu diceritakan kembali, bagaimana mengambil sebuah pelajaran dari every single thing dari kehidupan kita masing-masing.

Seperti prakata dalam buku itu, Life is about Learning. Continue reading

Review : Kembang Jepun

Ini adalah buku kedua yang saya beli beberapa waktu yang lalu. Buku karya Remy Silado ini memiliki alur yang lambat dengan setting yang sangat panjang. Dari jaman kolonial Belanda, penjajahan Jepang, hingga kemerdekaan. Berbeda sekali dengan buku yang saya review sebelumnya.

Remy Silado

Tokohnya bernama Keke, seorang gadis kecil asal Manado yang dibawa ke Surabaya untuk dijadikan geisha. Saat itu, Surabaya sudah menjadi salah satu pisat pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Mendatangkan calon geisha dari Jepang terlalu menghabiskan dana, jadi dipilihlah gadis-gadis Manado yang jika didandani akan sangat mirip dengan orang Jepang.

Keke dididik menjadi orang Jepang, dari belajar bahasa, menyajikan saku, memainkan shamisen (alat musik tradisional Jepang), sampai memuaskan nafsu laki-laki yang datang. Sampai namanya pun juga diganti menjadi Keiko.

Pada masa inilah ia bertemu dengan seorang wartawan yang bernama Tjak Broto (Cak Broto). lalu mereka saling jatuh cinta, walaupun perjalanannya sangatlah berliku. Diceritakan bagaimana kedia insan ini terpisah karena sang wartawan ditahan oleh penjajah Jepang. Bagaimana sang Geisha harus mengorbankan kehormatannya demi keselamatan sang suami, sehingga harus terpisah lautan karena Keke dirampas haknya dan dibawa ke Jepang.

Perjuangan belasan tahun untuk kembali ke Indonesia, ternyata menemui kenyataan bahwa suaminya telah menikah lagi (karena mengira Keke telah meninggal dunia). Kepulangan ke tanah air Manado yang justru membawa petaka baru. Ditawan oleh separatis PERMESTA karena dituduh sebagai mata-mata pemerintah pusat.

Kemudian terasing selama 25 tahun, hingga akhirnya ditemukan oleh wartawan yang tak lain keponakannya. Hingga bertemu dengan Tjak Broto, sang suami yang telah terpisah selama lebih dari 35 tahun.


Mungkin saya bisa dengan mudah dan singkat menceritakan kembali Kembang Jepun. Tapi sungguh, buku ini betul-betul karya sastra Indonesia, yang sangat hebat. Tidak sekedar bercerita, tapi juga menggambarkan perubahan sejarah bangsa Indonesia dari waktu ke waktu. Data-data yang akurat dan deskripsi setting yang tepat sesuai dengan keadaan masa lalu.

Selain itu, ada perbedaannya dengan Memoar of Geisha. Tokoh di buku tersebut memiliki perjuangan yang lebih sempit, yaitu memperjuangkan kebebasan dan cintanya semata. Sedangkan tokoh Keke dalam Kembang Jepung juga ikut berjuang memperoleh kemerdekaan bangsa Indonesia melalui caranya sendiri.

Buku ini mebuat saya lebih mensyukuri kemerdekaan yang kita miliki sekarang. Salut untuk Remy Silado.

Review : Digital Fortress

Seperti janji saya sebelumnya, yaitu review buku Dan Brown yang berjudul Digital Fortress atau Benteng Digital. Buat yang udah baca, yah…sambil inget-inget ceritanya yaaa…

Nah, ini dia wajah sang penulis… :)

Buku ini sedikit berbeda dengan buku-buku Dan Brown sebelumnya, The Davinci Code dan Angels and Demons. Tulisan terdahulu selalu berputar pada mahakarya peradaban masa lalu, sedangkan buku ini bercerita tentang kejahatan di dunia maya.

Cerita bermula dari beredarnya di internet sebuah kode yang tidak dapat dipecahkan oleh National Security Agency (NSA), sebuah badan intelejen Amerika Serikat. Padahal NSA memiliki sebuah komputer canggih yang disebut TRANSLTR, dengan kemampuan rata-rata 6 menit untuk memecahkan satu kode.

Kode itu harus bisa dipecahkan karena telah beredar di internet dan bisa di-download siapapun. Dikhawatirkan kode itu bisa dijadikan formulasi baru bagi para teroris untuk mengirimkan pesan. Sehingga NSA bisa kecolongan. Intinya adalah ini masalah keamanan nasional.

Kunci kode itu tentu dimiliki oleh si pembuat kode, yaitu Ensei Tankado, seorang kriptografer NSA yang telah mengundurkan diri. Namun ternyata ia telah terbunuh.

Buku ini menceritakan ketegangan dalam mendapatkan kunci tersebut. Di mana ternyata begitu banyak pihak yang berusaha mencari keuntungan dari keberadaan kode ini. Ciri khas Dan Brown kembali memukau, untuk memecahkan suatu masalah memerlukan jalan yang berliku. Suatu petunjuk untuk petunjuk yang berikutnya, dan seterusnya

Apalagi tokoh yang digambarkan dalam buku ini adalah seorang wanita cerdas yang merupakan kepala kriptografer NSA. Selain itu juga ada tokoh David Becker, profesor muda yang harus berjuang mati-matian mencari kunci kode itu dengan seorang pembunuh yang selalu mengintainya.

Buat kamu yang suka kejutan, Digital Fortress is a must read book :)

Angels & Demons

Jumat kemaren memang hari istimewa buat saya dan suami. Karena hari itu adalah ulang tahun perkawinan kami. Makanya hari Sabtu, kita ngerayain dengan jalan-jalan, nonton film, dan makan berdua :L Perayaaan yang biasa aja, tapi yang penting nilainya buat kami berdua.

Dan, akhirnya kita nonton Angel & Demon. Sebuah film yang buagussss banget. Mungkin udah banyak yang nonton yah?? Tapi gapapa deh saya cerita dikit tentang film ini :)


Cerita diawali dengan hilangnya antimateri, sebuah hasil penelitian dan eksperimen tentang awal kejadian kehidupan yang sering disebut “ledakan dashsyat”. Kalo di film ini disebut “Partikel Tuhan”. Hilangnya anti materi ini bersamaan dengan diculiknya 4 orang kardinal preferiti (kandidat kuat menjadi Paus berikutnya). Penculikan ini dibarengi dengan ancaman bahwa setiap satu jam sekali ke-4 kardinal itu akan dibunuh satu persatu. Dan sampai akhirnya adalah antimateri yang dicuri tadi akan meledak tepat tengah malam. Ancaman ini mengatakan bahwa ke-4 kardinal akan dibunuh di depan umum.

Pemilihan Paus dilaksanakan karena Paus sebelumnya telah meninggal dan kemungkinan dia dibunuh dengan memberikan obat secara overdosis. Sementara belum ada penggantinya, jabatannya dipegang oleh Carmelengo, seorang asisten yang biasa membantu tugas sang Paus.

Si pencuri antimateri ini meninggalkan pesan sebuah tulisan yaitu Illuminati, sebuah kelompok persaudaraan kuno. Akhirnya Robert Langdon (Tom Hanks) sebagai ahli bidang simbol dimintai bantuan untuk meneliti.


Kelompok Illuminati sendiri adalah sebuah kelompok persaudaraan kuno yang pada masa itu bertentangan dengan gereja. Salah satu pengikutnya adalah Galileo Galilei yang menemukan bahwa pusat tata surya bukanlah bumi, tapi matahari. Pertentangan saat itu karena sains dinilai meninggalkan gereja dan terlalu mendewakan ilmu pengetahuan.

Angka 4 bukanlah suatu kebetulan. Angka ini mewakili ke-4 elemen kehidupan yaitu Earth (bumi/tanah), Air (udara), Fire (api), dan Water (air).

Robert Langdon bersama seorang peneliti bernama Vittoria, bersama-sama mencari tau dan buerusaha memecahkan teka-teki di mana pra kardinal disembunyikan. Melalui petunjuk yang didapat melalui karya peninggalan peradaban masa lalu, mereka mampu menemukan tempat-tempat di mana ke-4 kardinal akan dibunuh. Yaitu gereja-gereja yang berhubungan dengan ke-4 simbol tersebut.

Langdon hampir selalu kalah cepat dengan si pembunuh. Kardinal yang pertama dibunuh di sebuah gereja dengan keadaan yang mengenaskan. Dadanya di-cap dengan plat panas bertuliskan Earth, dan tubuhnya dimasuki tanah hingga tidak ada rongga lagi untuk bernafas.

Kardinal kedua dibunuh di sebuah lapangan penuh sesak orang. Dadanya juga di-cap dengan tulisan Air, sedangkan paru-parunya dilukai sehingga bocor dan tidak bisa bernafas. Kardinal ketiga dibunuh dengan cara dibakar dengan dada di-cap tulisan Fire.

Dan kardinal keempat yang bernama Baggia, seorang kardinal asal Itali hampir saja tewas ditenggelamkan dalam sebuah kolam taman air mancur oleh si pembunuh. Untungnya Langdon tidak terlambat kali ini. Walaupun di dada kardinal ini tetap di-cap tulisan Water.

Melalu informasi kardinal Baggia, Langdon mengetahui di mana antimateri disimpan. Padahal waktunya sudah hampir tengah malam. Artinya, sebentar lagi antimateri akan meledak dan menghancurkan Vatikan.

Oleh Carmelengo (pejabat sementara, selama pengganti Paus belum terpilih) antimateri dibawa terbang setinggi-tingginya agar meledak di udara dan tidak membahayakan Vatikan dan seluruh umat Katholik di sana. Akhirnya antimateri meledak di udara dan Carmelengo selamat dengan parasut.

Melihat aksi heroik sang Carmelengo, para kardinal mengusulkan agar dia dipilih menggantikan Paus. Padahal dari segi usia dia masih terlalu muda, masih seorang Pastor, belum menjadi kardinal.

Namun, sebelum hal itu terjadi sebuah kenyataan terungkap. Bahwa ternyata yang merencanakan ini semua adalah sang Carmelengo sendiri. Dia ambisius menjadi Paus dan menghalalkan segala cara. Dan yang terpilih menjadi Paus adalah Kardinal Baggia asal Itali yang sebelumnya telah terselamatkan oleh Robert Langdon. Si Carmelengo akhirnya bunuh diri dengan membakar diri.

Fiuh… :) selesai juga ceritanya. Ternyata saya nggak cerita sedikit, tapi buanyaaaak bin panjang. Alurnya bagus, nggak gampang ditebak… two thumbs up deh!! :D

Emang dasarnya saya fans beratnya Tom Hanks..jadi film apapun yang dia maen, saya harus nonton.

Cast Away


Cast Away, film lama yang dibintangi ama Tom Hanks yang berperan sebagai Chuck Noland, seorang pegawai perusahaan pengiriman ‘FedEx’ alias Federal Express. Sebenernya film ini udah lama banget tapi masih tetep asyik untuk dinikmati. Inspiratif lah…

Ceritanya, Chuck harus meninggalkan kekasihnya bernama Kelly (Helen Hunt), di malam natal, dalam rangka tugasnya mengirim barang. Dia janji segera pulang, new year eve udah pulang. Kelly ngasih hadiah jam saku yang dipasangi fotonya Kelly.

Kemudian, Chuck naik pesawat bareng crew FedEx lainnya nganter barang. Kebetulan cuaca buruk banget, hujan badai, di tengah laut pasifik. Singkat cerita, pesawat karam di tengah laut dan dia terdampar di sebuah pulau tanpa penghuni. (temen2nya udah tewas) Jadi dia bener2 sendirian di situ… Chuck berusaha bertahan hidup, dari nyoba makan kelapa, bikin api, mancing, dsb…sampe 4 tahun berikutnya dia masih di pulau itu sendirian. Foto Kelly jadi penyemangat, tiap hari dipandangiiii terus.. Cobaan hidup di pulau itu emang berat, sampe suatu saat dia udah bosen…dan memutuskan untuk bunuh diri di atas tebing, rencananya mo gantung diri gitu…tapi gak jadi..

kenapa gak jadi? Chuck teringat suatu kalimat : “yesterday is history, tomorrow is mysterious, and today is a gift”. kalimat ini ternyata jadi penyemangat dia untuk terus bertahan hidup dan berusaha keluar dari pulau itu, tidak menunggu bantuan atau pertolongan dari orang lain.. dan dibikinnya sebuah rakit dari pohon2 kelapa, dan akhirnya ketika waktunya tepat..air pasang…Chuck Noland mendayung rakitnya sampai ke tengah lautan….terombang-ambing

berhari-hari..sampe akhinya diselamatkan sebuah kapal besar dan kembali ke Memphis.

Salah satu penyemangat dia mo kembali ke Memphis adalah Kelly, tapi ternyata Kelly udah nikah ama orang lain, dan punya anak satu. Ketika ketemu Kelly, ya mereka sempet mengenang hari-hari mereka dulu…Kelly pun seakan-akan mau kembali ke Chuck. Tapi Chuck bilang kelly harus kembali ke keluarganya….

Ternyata Chuck walaupun kecewa, dia tidak terus putus asa. Menurut dia Kelly memang sudah jadi sejarah, jadi masa lalu..walaupun pahit, Kelly juga yang membuat ia semangat kembali ke Memphis..dan ia menyukuri hidupnya yang harus terus berjalan…

Dari film itu, bisa kita ambil hikmah, terkadang apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Padahal kita udah mati-matian memperjuangkannya…Tapi so what?? bagaimanapun juga kita juga harus berjuang mempertahankan hidup…Kemaren sudah jadi sejarah, hari esok sebuah misteri yang bisa saja tidak datang, dan hari ini adalah anugerah…

NB : sbenernya ini cuma sebagai doa aja buat kita, apa yang kita punya sekarang adalah suatu anugerah dari Allah, dari Tuhan….semoga tetap semangat…apapun beratnya kerja, rintangan, SELAMAT BERJUANG!!