Garuda Tetap Di Dadaku

Selamat tahun baru 2011!! Inilah tulisan pertama saya di tahun baru ini.. :)

Ada yang terlewat dan belum sempat saya tulis di blog ini.. yaitu tentang Tim Nasional Sepakbola Indonesia. Rasanya tidak adil kalo sebelumnya saya sering menuliskan kekecewaan terhadap Timnas *bisa dibaca di sini*, tapi ketika mereka berhasil bangkit.. saya cuman diam dan gak mengapresiasi mereka. Yah.. biarpun udah telat, saya tetep mau nulis ini.

Penampilan Firman Utina dkk di AFF 2010 lalu emang luar biasa. Fighting spirit yang ga surut sampai peluit panjang berbunyi. Mereka memang gak jadi juara.. tapi jadi juara di hati masing-masing suporter Timnas, termasuk saya. Walopun udah hampir pasti mereka kalah aggregate, timnas tetap berjuang.. biarpun kalah, mereka tetap terhormat.

Selain itu, suporter timnas juga semakin dewasa. Walopun nggak juara, suporter nggak rusuh dan tetep mendukung timnas yang gagal jadi juara. Inilah arti suporter yang sesungguhnya.

Hanya saja, saya enggan memberikan apresiasi kepada PSSI. Mungkin gagalnya timnas jadi juara ada baiknya, agar PSSI terutama pucuk pimpinannya nggak jadi besar kepala, sombong, dan berada di atas angin. Sibuk poles citra sana-sini. Beuh… *lah malah jadi emosi* Semoga aja, segera dibukakan jalan agar yang sebaiknya turun segera turun.. :P

Yang pasti, Garuda Tetap di Dadaku.

Pesta Telah Usai

Andres Iniesta (Spanyol), pencipta gol tunggal di final Piala Dunia 2010.

Dini hari tadi, sebuah pesta bola telah usai dan pemenangnya adalah Spanyol, sebagai Juara Dunia 2010.

Apakah saya nonton? Iya.

Dari awal sampai akhir? Nggak juga.. diselingi lelapan sejenak beberapa kali.. alias kalo bahasa Jawanya adalah mak ler :) Ada yang tau bahasa Indonesianya dari Mak Ler?? Continue reading

Lagu Kebangsaan

Udah seminggu-an ini, disuguhi tontonan pertandingan bola Piala Dunia. Banyak gol indah tercipta :)

Ternyata momen-momen gol itu.. bukanlah yang paling mengena di hati saya.

Momen yang berhasil menelusup di hati adalah sesaat pertandingan dimulai.. tepatnya ketika lagu kebangsaan dari dua timnas diperdengarkan atau dikumandangkan ;)

Walopun bukan lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya.. saya bisa merasakan kebanggaan para pemain bola itu.

Dengan meletakkan tangan kanan di dada kiri.. dengan semangat menyanyikan lagu kebangsaan mereka.

Wah, pasti rasanya bangga banget.  Apalagi Piala Dunia adalah event besar berskala internasional.

Dan memang, yang sanggup membuat lagu kebangsaan diputar di forum internasional, hanyalah orang-orang istimewa. Yaitu Presiden / Kepala Negara / Kepala Pemerintahan dan tentu saja para atlet.

Masih saya inget juga, haru biru-nya suasana saat Susy Susanti meraih medali emas di Olympiade.

Ketika Indonesia Raya diperdengarkan, sepertinya nggak cuma si atlet sendiri yang merasa bangga dan bahagia.. tapi semua orang Indonesia yang menyaksikan momen itu.

Hm, kapan ya timnas Indonesia bisa mengumandangkan Indonesia Raya di Piala Dunia? :| ah.. semoga suatu saat bisa 8)

Dan pertanyaannya adalah.. kapan terakhir kamu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya? :)

Perempuan Bicara Bola

Sepakbola nggak cuma milik punya kaum adam aja, sekarang banyak perempuan yang ngerti tentang bola.

Awalnya sih, karena mayoritas penggemar bola adalah cowok, makanya dipasanglah presenter-presenter cantik yang bikin acara bola lebih menarik.

Dari angkatan Tamara Geraldine, Donna Agnesia.. sampe presenter olahraga generasi sekarang. *tapi, gak ada nama yang nyantel bener di kepala* :mrgreen:

Terus gimana dengan saya sendiri?

Well, dibesarkan dengan dua orang kakak cowok, plus sekarang punya suami yang penggemar bola banggedd *pake ‘d’ saking senengnya* :D maka hiduplah saya yang nggak jauh-jauh dari bola.

Pada dasarnya, sebenernya saya nggak terlalu terlalu tertarik dengan liga-liga, entah Liga Itali, Inggris, Spanyol, Jerman, Indonesia.. tapi keadaan berubah when it comes to World Cup! Continue reading

Bola Itu Bundar

Saya sebenarnya bukan penggemar sepakbola, tapi hanya kadang-kadang ajah nonton bola. Biasanya karena nemenin suami nonton bola… seperti yang barusan saya lakukan. Nonton timnas Indonesia lawan timnas Oman. Yang pastinya hasilnya udah kita ketahui bersama, yaitu kalah.. :( dengan skor akhir 1-2.

Kenapa ya timnas sepakbola Indonesia prestasinya gak membaik juga?? wah, padahal udah punya lagu kebanggaan “Garuda di Dadaku” punya Netral. Saya aja kalo denger lagunya itu jadi ikut semangat gituh..

Mungkin saking anyel alias gemes liat timnas kita diserang terus ama timnas Oman, seorang penonton masuk ke lapangan, dengan kaos timnas kita berwarna merah dengan garuda di dada. Si penonton menggiring bola dan shoot ke gawang Oman, gak gol juga..hehehe. Wah, udah dibantu pemain ke-12, masih juga kalah… hahahaha

Penonton bernama Hendri itu akhirnya ketangkep polisi, dia mengaku masuk lapangan gara-gara kecewa liat permainan timnas Indonesia. Tuh, kan malah diketawain ama kipernya Oman (kaos kuning). Gambar diambil di sini.

Salah satu kenapa timnas kita gak bagus, ya menurut saya karena Ketua PSSi-nya yang gak diganti juga… udah jelas kesandung masalah hukum, masih juga dipertahankan. Ck..ck..ck… Terakhir timnas kita menang itu, seingat saya ketika lawan Bahrain 2-1.

Ealah, ini nulis apaan sih? :)